Perkembangan Normal Anak di Usia 1 Tahun

Dalam hidup memang ada kalanya kita sendiri kadang tidak sadar telah banyak waktu yang kita lewati. Begitu pula saat kita menjalani fase kehamilan. Fase kehamilan yang bahagia kadang menjadi fase yang tanpa kita sadari telah berhasil kita lalui. Tapi tidak hanya itu, setelah melahirkan pun kita kadang kembali mengalaminya seperti saat si kecil telah genap berusia 1 tahun.

Ya, mungkin saja Bunda salah satu Ibu yang mengalaminya. Kebahagiaan yang menyelimuti kehadiran buah hati dengan segala kelucuan dalam fase tumbuh kembangnya, kadang membuat kita sendiri jadi lupa jika kini si kecil sudah genap berusia 12 bulan.

Saat si kecil berusia 12 bulan atau 1 tahun Bunda sendiri tentunya sangat bahagia bukan? Namun kadang sejumlah Ibu pun diselimuti rasa khawatir, apalagi disaat buah hatinya menunjukkan tanda-tanda pertumbuhannya berjalan lambat.

Normalnya fase tumbuh kembang setiap anak memang berbeda-beda, kadang pertumbuhan dan perkembangannya cepat tapi kadang juga berjalan lambat. Ya, perkembangan anak sebenarnya cukup unik dan di setiap anak perkembangannya pun berbeda-beda.

Perkembangan Anak Usia 1 Tahun

Di usia 1 tahun yang biasanya ditandai dengan ulang tahun pertama, normalnya si kecil mengalami perkembangan yang sangat pesat, bahkan tidak jarang di fase ini sejumlah Ibu merasakan sebuah kebanggan yang luar biasa dalam menjalani statusnya sebagai Ibu. Pasalnya di fase ini si kecil akan melakukan hal-hal baru yang menakjubkan yang membuat Bunda sendiri jadi terharu biru. Tidak hanya dari segi fisiknya yang semakin besar, kemampuannya untuk belajar berjalan meski masih harus jatuh bangun hingga perkembangan otaknya juga sudah berkembang dengan luar biasa. Seperti apa sih tahap perkembangan anak 1 tahun?

Nah, Bunda seperti ini perkembangan normal anak di usia 1 tahun.

Perkembangan Kemampuan Kognitif

Perkembangan kemampuan kognitif anak di usia 1 tahun menjadi salah satu fase yang sangat jelas terlihat. Di usianya kini si kecil yang dulunya belum mampu melakukan banyak hal kini ia sudah mulai mengembangkan kemampuan berpikirnya, belajarnya bahkan kini ia juga sudah mulai mengingat-ingat kejadian di sekitarnya dan perilaku orang-orang di dekatnya.

Tidak hanya itu, di usia 1 tahun ini si kecil juga sudah mulai membayangkan, mulai belajar memahami simbol, suka bermain pura-pura dan mulai meniru perilaku orang-orang disekitarnya.

Perkembangan Sensorik dan Motorik

Memasuki usia 1 tahun otot-ototnya dan juga sarafnya juga ikut berkembang, bahkan di usia tersebut otot dan saraf si kecil juga sudah mulai bekerja bersama-sama sehingga membuat si kecil sudah bisa melakukan koordinasi yang baik terhadap tubuhnya. Perlahan tapi pasti, si kecil pun sudah mulai berjalan yang akan diikuti dengan memanjat, berlari bahkan hingga melompat.

Perkembangan Emosi

Sisi emosional pada buah hati juga mulai berkembang di usia 1 tahun. Hal ini ditandai dengan tangisannya saat ia dipisahkan dari sang Bunda, Ayah atau orang-orang yang dekat dengannya. Di usianya ini si kecil memang sudah belajar mengenal tentang konflik, marah, sedih, bingung hingga kadang pula merusak. Hal tersebut pula yang kerap kali membuat si kecil jadi sering melakukan aktivitas sendiri.

Perkembangan Bahasa

Pemahaman, proses pembelajaran dan kemampuan berpikirnya yang berkembang juga akan membuat si kecil sudah mulai memahami kata demi kata. Bahkan seiring dengan waktu ia pun mulai memahami lebih dari 10 kata dan disaat ia berusia 2 tahun si kecil pun sudah bisa memahami bahkan menyebut 50 sampai 100 kata.

Ya, seperti yang telah kita bahas bersama di atas ada banyak perkembangan yang dialami si kecil saat berusia 1 tahun, yang pasti akan membuat Bunda jadi benar-benar bahagia. Hanya saja meski di usia 1 tahun si kecil sudah bisa melakukan banyak hal sebaiknya Bunda tetap menaruh perhatian penuh pada si buah hati.

Di luar sana tidak sedikit Bunda yang mulai membagi kasih sayangnya pada hal lain seperti pekerjaan atau tugas utamanya sebagai Ibu rumah tangga. Hal ini sebenarnya cukup normal hanya saja, hal ini juga punya dampak yang buruk terhadap pertumbuhan dan perkembangan si kecil. Bun membagi perhatian dan kasih sayang sebenarnya bisa berdampak pada perkembangan mental anak, salah satunya adalah si kecil jadi susah diatur.

Nah, maka dari itu sebaiknya berikan perhatian yang penuh dan jalani dengan sepenuh hati. Di usianya ini si kecil biasanya akan mengikuti Bunda kemana saja, istilahnya menjadi ekor bagi sang Bunda. Hal ini harus benar-benar bisa Bunda manfaatkan, jalin ikatan emosional yang kuat seperti bermain bersama, berbicara bersama sambil mengajarkan si kecil mengucap kata. Selain itu, sebisa mungkin Bunda sudah bisa mengajarkan si kecil untuk tidak melakukan kebiasaan-kebiasaan buruk. Seperti rewel, sering berteriak-teriak atau melakukan kekerasan. Hal ini penting untuk mencegahnya terus melakukan kebiasaan ini hingga ia semakin besar.

Tapi, ada kalanya Bunda sendiri juga harus berkonsultasi dengan dokter, khususnya jika perkembangannya di usia 1 tahun tidak berjalan normal. Seperti si kecil belum bisa melangkah, masih kesulitan berdiri sendiri, masih kesulitan untuk mengeluarkan satu kata, kesulitan untuk mengekspresikan saat ia tidak mau atau menolak, belum bisa menunjuk atau bahkan tidak mencoba menemukan benda yang disembunyikan saat Bunda bermain petak umpet dengan si kecil. Tapi tenang meski Bunda tetap disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter Bunda tidak perlu khawatir berlebih karena bisa saja perkembangan si kecil memang terlambat. Ingat, terlambat bukan berarti tidak bisa ya Bun.