Bagaimana Sistem Kekebalan Tubuh Anak Bekerja

dr. Dyah Pusmala, SpA, M.Kes

Setiap anak memiliki sistem kekebalan tubuh berbeda-beda loh Bun. Ini merupakan garis pertahanan depan ketika anak diserang oleh berbagai virus dan juga bakteri. Anak-anak yang terlihat sehat belum tentu sistem kekebalan tubuhnya juga bekerja secara optimal. Maka dari itu, inilah hal yang perlu untuk Bunda perhatikan dengan baik. Makanan yang sehat dengan jumlah nutrisi serta vitamin yang tepat merupakan kunci yang tepat untuk membantu dalam menjaga daya tahan tubuhnya agar tetap aktif dan optimal.

Sistem kekebalan tubuh pada anak sangat penting untuk membantu anak dalam perlindungan atau pengaruh dari luar yang dapat melibatkan sel serta organ tubuh anak-anak Bunda. Jika, sistem kekebalan tubuh anak Bunda lemah, maka anak Bunda akan gampang tersebut penyakit. Organ dalam tubuh anak-anak belum bekerja dengan baik, sehingga bisa dikatakan cukup rentan terhadap berbagai penyakit. Namun, masih banyak pula bertanya tentang bagaimana sebenarnya sistem kekebalan tubuh pada anak itu bekerja? Untuk itu, pertanyaan tersebut akan penulis bahas berdasarkan point-point di bawah ini. Disimak dengan baik ya Bun!

Sistem Kekebalan Tubuh Anak

Saat anak mengalami luka luar

Anak terluka karena terjatuh atau tergores sesuatu, ini akan membuat jaringan kulit anak Bunda bisa terbuka. Jaringan kulit yang terbuka tersebut merupakan jalan mudah bagi bakteri atau kuman untuk masuk dalam tubuh anak dan berkembang biak. Saat gerombolan kuman dan bakteri tersebut masuk, maka sel darah putih akan segera bekerja untuk melawan kuman serta bakteri tersebut. Karena, memang sel darah putih inilah yang merupakan hasil produksi dari sistem imun tersebut, agar luka yang terbuka tersebut bisa cepat sembuh dan tertutup dengan sendirinya.

Luka tersebut bisa juga dikatakan infeksi, yang terlihat seperti inflamasi (radang). Hasil peradangan yang terlihat tersebut disebabkan karena, para kuman yang masuk dan juga sel darah putih saling berkumpul untuk bertarung. Dan, biasanya hal tersebut juga membentuk nanah, yang merupakan hasil bentukan dari sel darah putih, yang gugur dalam pertempuran tersebut.

Saat anak terkena gigitan seranggan

Gigitan serangga ini seperti contoh mudahnya adalah nyamuk, yang membuat kulit anak menjadi memerah hingga muncul bentol-bentol. Warna merah serta bentol-bentol tersebut, adalah tanda kalau sistem kekebalan tubuh anak Bunda sudah mulai melakukan tugasnya. Benjolan akibat gigitan nyamuk tersebut, merupakan hasil kumpulan dari berbagai jutaan sel yang dihasilkan oleh sistem kekebalan tubuh untuk melawan zat yang masuk hasil dari gigitan nyamuk tersebut. Jika tidak ada benjolan maka ini berarti sistem kekebalan tubuh anak tidak bekerja dengan baik.

Saat anak terserang pilek dan juga flu

Virus atau pun bakteri tidak hanya bisa masuk dari luka atau gigitan nyamuk saja. Akan tetapi, virus dan bakteri bisa juga masuk dari saluran pernapasan hidung anak-anak. Di udara ada banyak sekali bakteri serta virus beterbangan, yang mungkin saja disebabkan oleh lingkungan yang telah tercemar virus atau orang yang sedang terserang virus juga. Virus yang seperti ini biasanya tidak akan langsung bekerja pada tubuh anak, jika sistem kekebalan tubuh bekerja dengan baik. Akan tetapi, ada juga beberapa virus yang mampu melewati batas perhatanan sistem kekebalan tubuh yang membuat anak menjadi pilek atau flu. Ini tanda kalau sistem kekebalan tubuh anak Bunda sedang mengalami penurunan, dan Bunda perlu mengatasi hal tersebut.

Sistem kekebalan tubuh bekerja pada area hidung ini berada pada selaput lendir bagian atas saluran udara. Di sini sistem kekebalan tubuh bekerja dalam membunuh virus sebelum mulai masuk dalam tubuh lebih dalam lagi dan berkembang biak. Jika, sistem kekebalan tubuh anak Bunda bekerja dengan baik maka perkembangan virus tersebut bisa teratasi, yang bisa saja menjadi pneumonia atau keracunan darah, yang bisa berakibat fatal pada kehidupan anak.

Mengatasi pilek atau flu tersebut biasanya cukup dengan antibiotic serta obat-obatan yang bisa Bunda dapatkan dari hasil pemeriksaan dokter. Antibiotik tersebut akan membantu sistem kekebalan tubuh anak Bunda dalam melawan virus atau kuman penyabab pilek dan flu tersebut.

Saat anak mengalami masalah pada pencernaannya

Melihat bagaimanan sistem kekebalan tubuh anak bekerja bisa juga saat anak mengalami masalah pada pencernaannya. Hal ini baisanya disebabkan karena jajanan atau cemilan yang dikonsumsi anak-anak secara bebas baik di sekolah atau di rumah yang terbuka bebas. Kuman-kuman tersebut biasanya akan langsung mati ketika sudah tercampur dengan air liur, dan juga dihancurkan oleh asam yang ada di dalam lambung. Inilah bukti kalau sistem kekebalan tubuh tidak bekerja pada bagian luar saja, akan tetapi pada bagian dalam tubuh juga. Sistem kekebalan tubuh pada daerah tersebut bekerja dalam melokalisir efeknya hanya pada dua area pencernaannya yaitu usus dan juga sistem pencernaan. Jika kuman tersebut tidak hancur dan berkembang dalam tubuh anak, maka akan menyerang daerah pencernaannya, yang biasanya membuat anak-anak mengalami diare dan juga muntah. Dan, kalau sistem kekebalan tubuh sudah mulai membaik maka beberapa hari ke depannya semua kuman tersebut dapat teratasi dengan baik.

Nah, itulah beberapa bukti bagaimana cara kerja sistem kekebalan tubuh pada anak-anak, Bun. Jika, Bunda masih ingin lanjut untuk mengetahui bagaimana cara untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak, maka silahkan Bunda lanjut membaca artikelnya ya.

Cara mudah meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak-anak

Untuk Bunda yang memiliki bayi, balita, atau sudah masuk kategori anak-anak maka inilah cara untuk membantunya dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuhnya :

  1. Jika anak Bunda masih bayi atau balita maka pemberian ASI Ekslusif adalah cara yang paling ampuh meningkatkan sistem kekebalan tubuhnya.
  2. Biarkan anak-anak Bunda bermain di area terbuka seperti halaman rumah. Ini bisa membantunya dalam membangun sistem kekebalan tubuh yang kuat.
  3. Beri jadwal istirahat yang cukup anak-anak Bunda. Hal ini bisa membantu dalam memerangi berbagai virus penyebab pilek dan flu.
  4. Jika anak Bunda hanya menderita sakit seperti pilek dan flu yang masih dalam tahap ringan, mungkin karena terkena hujan saja, maka tidak perlu memberi antibiotik dulu. Biarkan sistem kekebalan tubuh yang bekerja, agar bisa menjadi lebih kuat dan tahan. Jika, langsung memberi antibiotik, maka sistem kekebalan tubuh akan merasa tidak diperlukan lagi, dan menjadi malas untuk bekerja.
  5. Jauhkan anak-anak dari polusi udara dan juga area yang terinfeksi virus yang berbahaya.
  6. Beri konsumsi makanan yang sehat pada anak. Karena, di dalam makanan-makanan sehat ini terdapat kandungan vitamin yang dapat menambah kekebalan tubuhnya.