Perkembangan Normal Anak di Usia 2 Tahun

dr. Dyah Pusmala, SpA, M.Kes

Bahagianya melihat tumbuh kembang si kecil, Bunda sendiri pasti juga merasakannya kan? Ngomong-ngomong tentang anak, usia si kecil sudah berapa tahun Bun? Sudah 2 tahun ya?

Bunda tentu cukup kaget melihat si kecil kini sudah bisa mengerti dan sudah bisa melakukan banyak hal bukan? Seperti itulah fase tumbuh kembang anak, mulai sejak pertama ia dilahirkan hingga kini ia sudah berusia 2 tahun perkembangan dan pertumbuhannya memang akan berlangsung sangat pesat. Bahkan mungkin Bunda sendiri pun heran betapa cepatnya waktu.

Bunda, setiap anak mengalami tumbuh kembang yang berbeda-beda dan juga sangat bergantung dengan usianya. Di usia 2 tahun tidak hanya gerak tubuhnya saja yang sudah semakin berkembang, tapi otaknya juga mengalami pertumbuhan yang sangat pesat. Di usia 2 tahun otaknya sudah membentuk saraf-saraf baru yang jumlahnya tidak dapat diperkirakan. Saraf-saraf tersebut akan menghubungkan ke setiap bagian tubuhnya sehingga si kecil sudah bisa memahami, apa, kenapa dan bagaimana saat ia berinteraksi dengan orang-orang di sekitarnya. Seperti apa sih tumbuh kembang anak di usia 2 tahun?

Perkembangan Anak Usia 2 Tahun

Nah, Bun seperti inilah perkembangan normal anak di usia 2 tahun.

Perkembangan Kognitif dan Sensorik

Perkembangan kemampuan kognitif dan sensorik merupakan perkembangan yang mencakup kemampuan anak dalam mengolah kata. Di usianya sekarang ini si kecil mulai mampu menggabungkan 2 sampau 3 kata, yang kemudian terus berlanjut dengan jumlah yang bervariasi.

Di fase ini anak pun sudah mulai dapat menyampaikan apa yang ia inginkan atau apa yang ia rasakan seperti lapar, ingin buang air atau merasa tidak suka sudah bisa ia sampaikan dengan cukup jelas. Tidak hanya itu di usianya kini si kecil juga sudah bisa mengetahui nama-nama orang yang selalu ia temui bahkan ia sendiri sudah bisa menyebutkannya. Selain itu, dalam tahap ini si kecil juga sudah bisa membuka dan memakai baju sendiri.

Perkembangan Keterampilan Motorik

Di usia 2 tahun keterampilan motorik si kecil juga sudah tumbuh dengan pesat. Kini ia sudah bisa mengkoordinasikan tubuhnya untuk berjalan berlari atau bahkan menaiki anak tangga. Keseimbangan tubuhnya pun sudah terbentuk dengan baik, bahkan kini si kecil sudah bisa mengambil benda atau objek tertentu, melemparnya atau menendangnya tanpa harus kehilangan keseimbangan.

Selain itu motorik dan juga sensoriknya akan membuat si kecil kini sudah bisa membuka buku dan membalik halaman satu demi satu. Bahkan ia juga sudah bisa memutar gagang pintu

Pertumbuhan Fisik

Pertumbuhan kemampuan kognitif dan motorik si kecil juga akan diikuti dengan pertumbuhan fisiknya. Secara fisik, normalnya si kecil kini sudah memiliki 16 gigi, tubuhnya pun semakin kuat dan terlihat lebih tinggi dan ramping. Namun pertumbuhan tersebut pun cukup bervariasi.

Perkembangan Sosial dan Emosi

Bun, harus di ingat ya di usia 2 tahun hingga 5 tahun dorongan sosial dan juga emosi pada anak juga akan mengalami pertumbuhan. Di usia ini si kecil sudah mulai belajar untuk mengenali emosi dan bagaimana cara mengendalikannya. Selain itu ia juga sudah mulai menunjukkan kemandiriannya serta mulai berempati pada orang lain. Selain itu ia juga sudah mulai suka bermain dengan sesamanya dan jadi bersemangat ketika bertemu dengan orang lain. Bahkan sejak usia 2 tahun si kecil sudah mulai suka meniru orang lain khususnya orangtuanya

Selain fase perkembangannya, di usia 2 tahun si kecil juga kadang mengalami masalah, seperti masalah kebiasaanya. Hal ini tentu penting untuk Bunda kenali dan sadari sejak awal agar Bunda bisa memahaminya dengan baik.

Saat memasuki usia 2 tahun anak sudah mulai punya kebiasaan untuk mengisap jempol, mengalami mimpi buruk atau bahkan menggigit, menendang hingga menjerit-jerit karena ia tidak bisa menyampaikan apa yang ia rasakan. Nah, Bunda tidak perlu khawatir dengan kondisi seperti ini karena hal tersebut terbilang cukup normal terjadi. Tapi yang harus Bunda ingat adalah mengajarkan si kecil dengan baik untuk belajar tidak melakukan itu.

Bun, Bunda sendiri punya peran yang sangat besar dalam fase tumbuh kembang si kecil. Nah, untuk itu di usianya yang sudah 2 tahun Bunda juga perlu untuk membantu tumbuh kembangnya di usia 2 tahun. Apa yang sebaiknya Bunda lakukan untuk membantu tumbuh kembang si kecil?

Hal yang penting Bunda lakukan adalah dengan mengajarkan si kecil untuk untuk mengasah setiap fase perkembangannya. Bagaimana caranya?

  • Bunda bisa mengajak si kecil untuk terlibat dalam rutinitas harian Bunda, mulai dari menyiram tanaman, membongkar barang belanjaan atau mencuci buah. Tapi ingat selalu jaga si kecil ya Bun
  • Bunda juga bisa menyediakan waktu dan ruangan khusus untuk bermain bagi si kecil, Bun bermain merupakan aktivitas fisik yang cukup penting bagi anak karena bermain sangat membantu mengasah kreativitas dan perkembangan kesehatan fisiknya.
  • Hindari membiarkan anak menonton televisi apalagi dalam waktu yang lama
  • Pastikan pula tontonan yang ia lihat tidak mengandung unsur kekerasan atau bahkan seksual
  • Melibatkan si kecil saat membaca dongeng
  • Berikan istirahat yang cukup
  • Memberikan makanan yang sehat dan sesuai kebutuhan nutrisinya
  • Mengajarkan bagaimana menggunakan toilet, melepas dan membuka baju dengan benar

Jika si kecil tidak mengalami perkembangan seperti di atas, misalnya belum dapat berjalan dengan seimbang, kesulitan meniru perkataan, tidak bisa memahami instruksi Bunda hingga belum bisa menggabungkan dua kata, maka sebaiknya Bunda berkonsultasi dengan dokter.