Ini Panduan Menyiapkan Makanan Bergizi Untuk Anak

dr. Dyah Pusmala, SpA, M.Kes

Dalam tumbuh kembangnya anak-anak tentunya membutuhkan yang namanya nutrisi yang sehat. Bunda harus bisa mengatur dan memilih makanan bergizi yang menyehatkan dan baik untuk anak-anaknya. Pastikan makanan tersebut mampu memenuhi kebutuhan vitamin, mineral, serta zat nutrisi lainnya yang dibutuhkan oleh tubuh anak. Biasanya anak-anak lebih suka dengan jajanan luar, seperti makanan ringan yang manis dan lainnya. Bunda bisa saja sesekali memberikan jajanan berupa camilan manis seperti itu, akan tetapi janganlah terlalu sering. Jajanan luar yang diolah dengan bahan yang terlalu manis dapat mempengaruhi sistem kekebalan dari tubuh anak, yang bisa berdampak buruk terhadap kesehatannya.

Yang perlu Bunda ketahui adalah, jumlah gizi yang dibutuhkan anak-anak itu berbeda dengan orang dewasa. Jika anak Bunda sudah ikut makan bersama hidangan keluarga, pastikan jumlah kalori yang diberikan pada menu makanan anak lebih tinggi.

Menyiapkan Makanan Bergizi Untuk Anak

Jumlah Kalori Untuk Anak Berdasarkan Usia

Di bawah ini adalah daftar mengenai jumlah kebutuhan kalori yang dibutuhkan anak-anak sesuai dengan kategori usianya.

– Anak yang berusia 1-3 tahun membutuhkan jumlah kalori perhari sebanyak 2g (0.8g sodium)

– Anak yang berusia 4-6 tahun membutuhkan jumlah kalori perhari sebanyak 3g (1.2g sodium)

– Anak yang berusia 7-10 tahun membutuhkan jumlah kalori perhari sebanyak 5g (sodium 2g)

– Anak yang berusia 11 tahun ke atas membutuhkan jumlah kalori perharinya sebanyak 6g (2.5g sodium)

Makanan Sehat Dengan Gizi Yang Baik Untuk Anak

Makanan bergizi merupakan makanan yang memiliki jumlah nutrisi yang baik dan seimbang yang dibutuhkan oleh tubuh. Dari beberapa jenis makanan bernutrisi ini buah-buahan merupakan makanan yang dianggap memiliki gizi yang baik. Akan tetapi, masih ada beberapa jenis makanan lainnya yang juga bisa diberikan kepada anak-anak dengan jumlah  gizi yang baik loh Bun. Makanan-makanan tersebut berupa ikan serta kacang-kacangan yang rendah lemak tapi berprotein tinggi. Makanan yang berkalsium tinggi juga penting untuk anak-anak yang bisa membantu menjaga kesehatan tulang dan gigi si buah hati. Untuk lebih memperkaya gizi dalam asupan makanan harian anak-anak maka, Bunda sebaiknya melengkapinya dengan makanan  yang kaya akan kandungan serat.

Terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang bergizi juga kurang baik untuk kesehatan anaknya loh Bun. Kenapa bisa begitu? Makanan yang bergizi yang dikonsumsi terlalu banyak dapat menyebabkan anak-anak obesitas. Untuk itu jumlah gizi pada anak-anak sebaiknya dijaga agar tetap seimbang, dalam artian tidak kurang dan juga tidak lebih.

Di bawah ini ada beberapa daftar kelompok makanan yang memiliki gizi yang baik untuk anak-anak :

  • Sereal seperti roti dan makanan serta makanan berenergi lainnya diatur jadwalnya untuk diberikan pada anak pada waktu sarapan atau makan pagi. Roti, tepung dan tambahan pelengkap makanan lainnya seperti produk susu memiliki serat, vitamin, dan juga mineral yang baik dibutuhkan oleh anak untuk membantunya dalam mengawali aktivitasnya di pagi hari hingga tiba waktu makan siangnya. Karena, jenis makanan tersebut bisa menambah energi anak-anak.
  • Buah serta sayuran harus selalu ada pada jadwal makan anak setiap harinya. Jenis makanan ini mengandung banyak serat, vitamin, serta mineral juga. Makanan ini juga bisa sebagai sumber antioksidan dalam tubuh.
  • Untuk menambah zat besi pada anak, Bunda juga harus memberikannya asupan daging, ikan, telur, serta kacang-kacangan. Semua jenis makanan ini bisa Bunda berikan pada jadwal makan siang dan juga malam harinya. Jenis makanan ini mengandung protein, vitamin, dan juga mineral yang dibutuhkan oleh anak dalam pertumbuhannya.

Motivasi Anak Untuk Memberi Makanan Sehat

Mungkin bagi Bunda memenuhi makanan tersebut cukup mudah. Akan tetapi, masalah yang biasa didapatkan adalah jika si kecil tidak suka dengan makanan-makanan tersebut. Nah, bagaimanan solusinya dan juga cara untuk memotivasi anak-anak?

  • Orang tua yang memberi contoh

Anak-anak biasanya suka meniru kebiasaan orang-orang yang sering dilihatnya, dan mereka cukup lihai dalam meniru. Manfaatkan kelihaian atau kemampuan anak-anak tersebut dengan Ayah serta Bunda sebagai contoh. Perlihatkan kepada si anak bagaimana Anda begitu sangat menikmati makanan-makanan tersebut. Tapi, jika Bunda sendiri yang tidak menyukai makanan tersebut itu yang baru susah Bun. Jadi, berbohong demi kebaikan itu bisa saja, dengan Bunda harus berpura-pura menikmati makanan tersebut, hehehe.

  • Membuat satu pilihan makanan saja

Cara ini bisa dikatakan sebagai cara untuk skak-mat. Bunda harus bisa menyembunyikan makanan-makanan lainnya, kemudian menyajikan makanan bergizi saja yang kurang disukai anak-anak Bunda. Jadi, cara ini mau tidak mau mereka harus makan, dari pada kelaparan, hehehe. Lakukan hal ini selang-seling aja ya Bun, jangan tiap hari. Jika, anak sudah terbiasa dengan makanan sehat tersebut, maka untuk selanjutnya Bunda sudah tidak susah lagi dalam menyajikan makanan bergizi.

  • Variasikan makanan

Dari sekian banyaknya makanan bergizi pasti Bunda bisalah untuk memberi variasi berbeda tiap jenis makanan tersebut. Variasi ini jangan juga terlalu sering, sekurang-kurangnya setiap sekali seminggu saja. Buat anak terbiasa dulu dengan makanan bergizi yang saat ini, lalu minggi selanjutnya baru ganti menu baru yang lebih bergizi lagi Bun. Bunda juga harus bisa mengkreasikan makanan tersebut, dengan berbagai model atau hiasan-hiasan, yang semuanya terbuat dari makanan yang bergizi juga. Ada tuh, biasa di TV-TV yang acara masak, selalu memberikan kreasi menarik untuk anak-anak, yang bisa Bunda contoh.

Olah makanan-makanan tersebut agar bisa disantap oleh anak-anaknya dengan aman. Karena, ada juga biasanya anak-anak kurang dalam mengunyah makanannya, sehingga makanan tersebut tertelan masih dalam bentuk yang terlalu padat. Hal ini bisa membuat anak Bunda tersedak olah  makanan. Sebaiknya makanan-makanan tersebut Bunda masak hingga benar-benar matang, sehingga terasa lunak untuk dikonsumsi anak. Potong sayuran atau daging dalam bentuk yang kecil. Jika anak Bunda sudah bisa makan sendiri, berilah peralatan makan yang aman, yang tidak berisiko menyakiti anak. Mengajak anak bermain sambil makan juga cara yang baik agar si anak bisa menyantap makanan bergizi yang tidak disukainya. Mainkan permainan kapal-kapalan yang akan mendarat di dalam di dalam mulutnya.

Nah, dengan cara tersebut anak Bunda bisa mengkonsumsi makanan-makanan sehat dan bergizi tersebut dengan lancar.