Begini Cara Memilih dan Menggunakan Popok Bayi dengan Benar

dr. Dyah Pusmala, SpA, M.Kes

Popok mungkin terkesan biasa, tapi bagi bayi dan para orangtua popok merupakan benda yang cukup berperan penting, ya gak Bun?

Popok tidak hanya sekedar pengganti celana bagi bayi tapi popok juga sekaligus menjadi wadah untuk menampung kotoran bayi sehingga pastinya popok cukup penting bagi para orangtua dan bayi. Namun di era modern sekarang ini dimana semakin banyaknya pilihan para orangtua termasuk popok bayi tak jarang membuat kita sendiri jadi bingung.

Beberapa orangtua mungkin Bunda salah satunya lebih memilih untuk menggunakan popok sekali pakai atau yang sering disebut diaper. Diaper sendiri memang punya kelebihan yang sangat membantu orangtua, pasalnya popok sekali pakai lebih memudahkan kita untuk tidak bersusah payah mencuci popok bayi. Sementara beberapa Ibu lainnya mungkin lebih memilih popok kain untuk si kecil karena popok kain memang cenderung nyaman dan aman untuk bayi.

Popok bayi memang terdiri dari dua jenis, dimana masing-masing memiliki kelebihan yang berbeda. Hal ini pula yang tentu cukup membuat kita pusing untuk memilih popok untuk si buah hati. Bagaimana dengan Bunda sendiri? Sudah memutuskan memilih popok yang mana untuk si kecil? Masih bingung? Nah, Bunda begini cara memilih dan menggunakan popok bayi dengan benar.

Untuk memilih popok sebaiknya kita mengenal lebih dalam lagi kelebihan dan kekurangan dari dua jenis popok yaitu popok sekali pakai dan popok kain.

Memilih dan Menggunakan Popok Bayi

Popok Kain

Alasan hemat waktu dan lebih praktis adalah alasan utama memilih popok sekali pakai, tapi jika di bandingkan lagi nih Bun, sebenarnya dari sisi hemat popok kain justru jauh lebih hemat. Pasalnya popok kain dapat dicuci bersih dan kembali di pakaikan pada bayi. Bahkan sekarang ini popok kain pun sudah tersedia dalam berbagai pilihan. Mulai dari bentuk, ukuran hingga warna yang tentu telah disesuaikan dengan fungsi dan kenyamanan untuk si kecil.

Popok kain memang cenderung aman dan sangat nyaman bagi si kecil, tapi Bunda bukan berarti popok kain tidak memiliki kekurangan. Karena berbahan dasar kain yang memang tidak memiliki fungsi untuk menampung kotoran bayi termasuk pula air seninya, popok kain membutuhkan banyak waktu untuk dicuci dan di keringkan. Sehingga cenderung tidak praktis bagi para orangtua.

Popok Sekali Pakai

Mudah dipakai dan praktis itulah dua alasan yang paling sering diungkapkan oleh para orangtua yang memilih popok sekali pakai. Pasalnya popok ini memang memiliki sebuah gel yang berfungsi untuk meresap dan menahan cairan termasuk dari kotoran bayi. Bahkan popok sekali pakai juga tidak mudah bocor sehingga bisa tetap menjaga kulit bayi tetap kering berbeda dengan popok kain yang sangat mudah bocor. Tidak hanya itu, popok sekali pakai pun sekarang ini telah memiliki teknologi yang dapat membantu aliran udara di kulit anak.

Popok sekali pakai memang terkesan paling pas untuk dipilih, tapi tunggu dulu Bun popok sekali pakai pun bukan berarti sempurna. Popok sekali pakai juga memiliki kekurangan yang mana pasti penting untuk kita pertimbangkan.

Bunda, popok sekali pakai atau diaper sebenarnya menggunakan bahan kimia saat proses pembuatannya, yaitu chlorine dioxide atau sulfur dioxide. Bahan kimia tersebut tidak dapat dipisahkan dari popok karena bahan tersebut berfungsi untuk mengatasi kuman. Sayangnya seperti bahan kimia pada umumnya, penggunakan zat tersebut memiliki dampak buruk bagi si kecil yaitu akan menyebabkan ruam hingga reaksi alergi pada si kecil.

Bagaimana sekarang Bun? Sudah tahu harus pilih yang mana? Masih bingung juga? Untuk memilih popok Bunda bisa mempertimbangkan beberapa hal sebelum memilihnya, apa saja?

  • Pertimbangkan efektif tidaknya
  • Pastikan popok yang dipilih aman dan nyaman untuk si kecil
  • Pilih popok yang sesuai kebutuhan bayi, misalnya sesuai jenis kelaminnya dan waktu penggunaan.

Nah, jika Bunda memilih popok kain maka sebaiknya Bunda sering-sering memeriksa si kecil. Jika popoknya basah maka sebaiknya segera diganti popoknya, hal ini agar bisa menghindari iritasi pada kulit si kecil. Sementara Jika Bunda memilih menggunakan popok sekali pakai maka Bunda juga harus bisa selalu memperhatikan popok si kecil. Jika basah atau kotor segera ganti popoknya, namun pastikan saat mengganti tangan Bunda benar-benar bersih. Selain itu pastikan kulit si kecil sudah benar-benar kering sebelum memakaikan popok yang baru pada si kecil.

Lalu bagaimana menggunakan atau memakaikan popok pada bayi?

Menggunakan popok bayi memang cukup mudah tapi Bunda ini juga harus dilakukan dengan benar.

Pertama adalah kebersihan Bun. Sebelum memakaikan ataupun mengganti popok si kecil pastikan tangan Bunda benar-benar bersih, begitu juga dengan popok yang akan dipakaikan pada si kecil. Setelah itu, pastikan si kecil di taruh pada tempat yang datar untuk menghindarinya dari risiko jatuh.

Saat memakaikan popok, Bunda bisa tersenyum sambil mengajak si kecil berbicara. Hal ini penting agar membuatnya fokus pada Bunda jadi bisa lebih mudah mengganti popoknya kan Bun? Jika mengganti popok karena si kecil buang air, pastikan si kecil sudah benar-benar selesai buang air, entah itu dia pipis atau buang air besar. Jangan salah lho Bun, selain mencegah buang-buang popok ini juga penting agar mencegah masalah ruam pada kulit si kecil. Selain itu, pastikan pula jika kotorannya sudah benar-benar bersih jangan sampai di sela-sela kulitnya masih terdapat sisa-sisa kotoran. Nah, yang terakhir pastikan kulit si kecil benar-benar bersih dan kering sebelum dipakaikan popok yang baru.

Sekian dulu ya Bun, semoga informasinya bermanfaat untuk Bunda dan si kecil :)