Begini Cara Memaksimalkan Tumbuh Kembang Anak

dr. Dyah Pusmala, SpA, M.Kes

Bagaimana dengan pertumbuhan anak-anak Bunda saat ini? Semoga tetap sehat ya Bun. Anak dengan tumbuh kembang yang optimal tentunya adalah dambaan dari setiap orang pastinya. Merawat anak hingga tumbuh kembangnya menjadi optimal, memang merupakan pekerjaan yang tidak sebentar Bun. Untuk itu Bunda perlu lebih cermat dalam mengawasi, memperhatikan, serta mengontrol apa yang dilakukan oleh anak menyangkut tumbuh kembangnya.

Memaksimalkan Tumbuh Kembang Anak

Bagaimana sih proses tumbuh kembang pada anak?

Perlu Bunda ketahui, bahwa tumbuh kembang pada anak itu dipengaruhi oleh atas dua faktor yang berbeda, namun sulit juga untuk dipisahkan. Dalam hal pertumbuhan pada anak ini cukup erat kaitannya dengan yang namanya skala yang besar, kapasitas, dan juga ukuran. Dan, untuk perkembangan memiliki kaitan erat dengan yang namanya tingkat pematangan serta penambahan pada segi kemampuan atau lebih dikenal dengan skill pada fungsi organ anak atau individu.

Hal-hal yang mempengaruhi tumbuh kembang pada anak ini tentunya memiliki juga beberapa faktor utama yang dibagi menjadi dua yaitu :

Faktor Genetik : Di mana merupakan faktor yang memiliki peranan dalam menentukan faktor bawaan anak mulai dari fisik, hingga psikis pada anak. Salah satu contoh yang paling mudah untuk diketahui untuk faktor genetik ini adalah kemampuan atau skill pada anak yang diturunkan dari Ayah atau Bunda sendiri. Misalnya, Bunda suka menyanyi atau menggambar, maka bisa saja anak Bunda nantinya akan lebih menggemari hal tersebut dengan kemampuan bawaan yang dimiliki dari Bunda.

Faktor Lingkungan : Faktor kedua ini juga cukup berpengaruh terhadap kehidupan tumbuh kembang anak Bunda nantinya. Biasanya pengaruh atau faktor lingkungan ini akan lebih besar dibandingkan dari faktor pertama atau genetik di atas. Lingkungan memiliki peranan besar dalam tumbuh kembang anak nantinya, mulai dari segi fisik, tingkah laku, serta mental pada anak. Untuk itu Bunda harus tetap menjaga lingkungan sekitar anak agar tumbuh kembang anak menjadi optimal. Lingkungan ini bukan hanya tentang kebersihan saja, melainkan pengaruh pergaulan dari orang-orang sekitar, atau yang dilihat oleh si anak.

Yang dibutuhkan dalam tumbuh kembang anak

Untuk menjaga tumbuh kembang pada anak agar tetap optimal, maka Bunda perlu tahu apa kebutuhan dasar dalam proses tumbuh kembang anak tersebut. Di bawah ini ada 3 hal dasar yang perlu Bunda ketahui dalam menunjang tumbuh kembang anak secara umum :

  • Asuh ( Berkaitan dengan fisik-biomedis)

Di mana hal ini akan berkaitan dengan yang namanya asupan gizi anak selama anak masih dalam kandungan serta setelah anak lahir. Dan, juga menyangkut tempat tinggal, serta perawatan terhadap kesehatan anak nantinya dari mulai usia bayi, balita, anak, hingga dewasa.

  • Asih ( Berkaitan dengan emosional)

Hal ini erat kaitannya dengan yang namanya perasaan atau rasa kasih sayang orang tua pada anaknya. Ikatan ini akan menimbulkan rasa percaya yang dapat menjamin tumbuh kembang pada anak yang lebih kepada mental anak sendiri. Namun, tentunya tidak menutup kemungkinan akan berpengaruh pula terhadap fisiknya.

  • Asah (stimulasi mental dini)

Nah, yang satu ini adalah proses mengenai perkembangan anak yang berhubungan dengan kecerdasan, kemandirian, kreativitas, religius (agama), masalah kepribadian, dan juga etika pada anak.

Tingkatan perkembangan pada anak memang berbeda-beda berdasarkan usia loh Bun. Dan, perkembangan tersebut telah kami jabarkan sesuai dengan data di bawah ini :

– Usia 4-6 minggu : Anak sudah bisa memperlihatkan ekspresi tersenyum.

– Usia 12-18 minggu : Anak sudah mampu menegakkan kepalanya sendiri tanpa perlu penopang, tengkurap sendiri, menoleh ke arah suara panggilan, dan juga sudah mampu dalam memegang benda.

– Usia 20 minggu : Anak sudah mampu untuk meraih benda

– Usia 26 minggu : Anak akan lebih mudah dalam memindahkan benda dari tangan yang satu ke tangan lainnya.

– Usia 9-10 bulan : Anak sudah mampu dalam menunjuk dengan jari-jairnya, merangkak, bersuara dengan beberapa huruf saja.

– Usia 13-15 bulan : Anak biasanya sudah mampu melangkahkan kakinya atau berjalan dengan bantuan, mengucapkan 1 persatu kata, minum dari sebuah gelas, serta mencorat-coret.

Bunda, harus lebih aktif dalam memantau tumbuh kembang pada anaknya secara terus menerus. Ini agar Bunda bisa mempelajari tumbuh kembang pada anak serta apa masalah yang dialami pada masa tumbuh kembang anak tersebut. Karena, dalam tumbuh kembang anak pasti ada juga beberapa gangguan yang akan dialaminya. Jika, Bunda tidak mengantisipasinya dengan segera maka tentunya akan mempengaruhi tumbuh kembangnya yang optimal. Apa saja gangguan yang biasa dialami pada anak tersebut ?

  1. Anak bisa mengalami gangguan pada bahasa atau proses berbicaranya, karena kurang stimulus.
  2. Anak bisa saja mengalami kelainan pada gerakan dan fostur tubuh, karena kerusakan pada sel-sel motoriknya yang tidak tumbuh optiomal atau lebih dikenal dengan istilah Cerebal palsy.
  3. Anak memiliki kecerdasan yang terbatas atau lebih dikenal dengan Sindrom down
  4. Gangguan pada gizi, kelainan kromosom pada anak dapat mengakibatkan perawakan yang pendek pada anak.
  5. Anak mengalami gangguan pada interaksi sosial, berkomunikasi, dan juga perilaku yang biasanya lebih mengarah kepada gangguan Autism.
  6. Anak tidak mampu belajar serta beradaptasi pada lingkungan yang normal untuk anak-anak lain atau memiliki IQ di bawah dari 70 lebih sering disebut sebagai Retardasi mental.
  7. Anak sulit untuk fokus dan juga terlihat terlalu hiperaktif.

Nah, dengan mengetahui beberapa hal yang dapat menggangu tumbuh kembang anak tersebut, maka Bunda pasti bisa lebih peka dan juga aktif dalam merawat anak dengan cara yang baik dan benar. Semoga informasinya bermanfaat ya Bun :)