Ini 6 Zat Makanan Terbaik Untuk Pertumbuhan Anak

dr. Dyah Pusmala, SpA, M.Kes

Dalam proses pertumbuhan, anak-anak memerlukan banyak banget asupan nutrisi agar aktivitas dalam tubuhnya berjalan dengan lancar. Sehingga tahapan perkembangannya juga berlangsung signifikan dan nggak terhambat. Cara terbaik untuk melihat perkembangan anak adalah dengan menggunakan Kartu Menuju Sehat (KMS). Kami sudah membahas lengkap tentang KMS sebelumnya.

Bunda, ketika anak berada dalam tahap pertumbuhan, sebaiknya pilihlah makanan yang mampu mendorong proses pertumbuhannya, biasakan si anak untuk mengkonsumsi makanan-makanan sehat yang berpengaruh baik bagi proses tumbuh kembangnya. Makanan juga memiliki dampak bagi proses perkembangannya. Buah-buahan juga baik untuk pertumbuhan bayi dan bisa terus diberikan selama masa pertumbuhannya nanti.

Umumnya pada usia 18 bulan atau satu setengah tahunlah anak memulai masa pertumbuhan dan perkembangannya. Biasanya pada usia tersebut anak-anak sudah mulai mengkonsumsi makanan pendamping selain ASI. Tapi, Bunda harus cermat dalam memilihkan makanan pendamping. Nggak semua makanan baik untuk buah hati Bunda, perhatikan takaran gizi dan kecocokannya. Jangan sembarangan memberikan makanan pada anak, karena proses pertumbuhan dan perkembangannya juga ditentukan dari asupan gizi yang diserap dari makanan.

makanan untuk pertumbuhan anak

Makanan untuk Pertumbuhan Anak

Pada dasarnya, terdapat beberapa makanan untuk pertumbuhan anak yang memberikan dampak baik bagi proses tumbuh kembangnya, makanan tersebut harus mengandung beberapa unsur gizi, agar kebutuhan nutrisi dalam tubuh bisa terpenuhi. Makanan untuk pertumbuhan anak bisa membantunya dalam masa perkembangan. Lalu makanan apa saja yang bisa Bunda berikan guna membantu anak dalam masa pertumbuhannya? Berikut uraiannya!

  • Asam Lemak Omega-3

Makanan untuk pertumbuhan anak yang mengandung asam lemak omega-3 sangat dianjurkan untuk Bunda berikan kepada anak. Karena dengan bantuan asam lemak omega-3 ini otak anak akan lebih tajam dan cerdas, serta daya ingatnya pun akan kian bertambah. Menu makanan yang satu ini bisa berupa ikan tuna dan salmon, karena pada ikan tersebut didapati asam lemak omega-3 yang berlimpah terutama pada bagian belakang mata ikan, serta pada makanan lain seperti mentega dan kacang merah.

  • Zat besi

Zat besi merupakan sebuah zat mineral yang sangat diperlukan bagi anak, karena berguna sebagai sumber energi yang mampu menunjang daya tahan tubuhnya serta sebagai penyangga bagi kecerdasan si buah hati Bunda. Makanan untuk pertumbuhan anak yang mengandung zat besi ialah: daging, kacang kedelai serta buah jeruk.

  • Karbohidrat dan Protein

Makanan untuk pertumbuhan anak yang memiliki unsur karbohidrat dan protein berada pada makanan seperti: roti, jagung dan kacang-kacangan. Bunda, karbohidrat serta protein menjadi sumber energi terkuat yang sangat diperlukan oleh tubuh anak guna membantunya melakukan aktivitas sehari-hari. Kalau asupan karbohidrat yang diserap oleh tubuh kurang, maka tubuh akan ganti menyerap protein, dan kalau keduanya nggak terpenuhi, maka anak nggak akan memiliki energi sehingga nggak bisa beraktivitas dan cenderung merasa lemas.

  • Kalsium

Nah, untuk jenis gizi yang satu ini tentu Bunda sudah mengetahui terdapat pada menu makanan apa saja. Ya Bun, memang benar kalsium terdapat pada susu, mulai dari olahan susu seperti yoghurt, keju hingga jenis susu kedelai, dan nggak lupa oatmeal serta kacang kedelai pun juga menjadi sumber kalsium. Makanan untuk pertumbuhan anak berupa zat kalsium tersebut bisa membantu membentuk tulang dan gigi, anak-anak yang memiliki zat kalsium yang kurang pada tubuhnya akan mengalami penghambatan pada proses tumbuh kembangnya, sehingga bentuk tubuhnya bisa jadi lebih kecil daripada anak kebanyakan yang memiliki cukup kalsium.

  • Antioksidan

Berhubung zat radikal bebas semakin berkeliaran di luar sana, Bunda harus cerdas dalam menyiasatinya, yakni dengan mengkonsumsi makanan yang mengadung antioksidan. Nah, zat antioksidan ini juga berguna sangat baik bagi pertumbuhan si kecil, makanan untuk pertumbuhan anak yang memiliki kandungan antioksidan diantaranya ialah: sayur-mayur seperti tauge, wortel, bayam, dan labu. Serta terdapat juga pada buah-buahan seperti: manggis, anggur serta tomat.

  • Vitamin A, B, C , D, E

Untuk makanan yang mengandung vitamin A Bunda bisa mendapatkannya dengan mengkonsumsi jenis makanan pisang, apel, labu, dan ubi jalar. Vitamin A ini sangat baik bagi perkembangan mata anak Bunda. Untuk vitamin B didapati dari: kepiting, udang, kerang, gandum, alpukat, susu, hingga yoghurt. Vitamin yang satu ini sangat baik bagi percernaan anak. Pada vitamin C bisa ditemukan pada jenis makanan: jeruk, berry, pir, kiwi dan apel. Vitamin C diperlukan tubuh untuk menambah daya tahan tubuh dan sangat baik bagi kulit. Makanan untuk pertumbuhan anak yang mengandung vitamin D didapatkan dengan mengkonsumsi kedelai, tahu, jamur, dan kuning telur, didapatkan pula dari sinar matahari langsung. Vitamin ini fungsinya baik bagi tulang, sedangkan vitamin E berasal dari makanan sayuran, kacang tanah, alpukat dan oat.

 Beberapa Makanan Yang Tidak Baik Untuk Anak

Ada makanan yang baik bagi anak, ada juga yang nggak. Salah memilih makanan untuk pertumbuhan anak bisa mengakibatkan hal yang nggak baik. Jenis makanan untuk pertumbuhan anak haruslah sehat, dan memiliki kandungan gizi yang berguna baik untuk pertumbuhannya, makanan yang berdampak nggak baik bagi anak bisa berupa makanan junk food atau cepat saji seperti: nugget, kids meal, kentang goreng, burger, soft drink, fried chicken pada restoran cepat saji dan es krim yang disajikan pada restoran cepat saji.

Makanan-makanan tersebut memiliki kalori, dan lemak jenuh yang tinggi. Jadi bisa menyebabkan anak mengalami obesitas kalau terlalu sering mengkonsumsi makanan tersebut pada masa pertumbuhannya. Makanan yang terlalu manis juga nggak akan baik, terutama bagi pembentukan gigi.

Cara Memilih Cemilan Yang Tepat Untuk Anak

Meskipun anak sedang dalam pertumbuhan bukan berarti makanan cemilan nggak diperbolehkan. Terdapat makanan untuk pertumbuhan anak berupa cemilan yang bisa Bunda gunakan ketika snack time, tentunya makanan tersebut harus sehat dan bergizi. Makanan untuk pertumbuhan anak berupa cemilan bisa Bunda pilih dengan bijak, caranya hindarilah memilihkan makanan yang memiliki kandungan MSG, bahan pengawet maupun pewarna yang berbahaya, lebih baik kalau Bunda membelikan si kecil cemilan yang sehat dan segar seperti buah-buahan.

Untuk kandungan nilai gizi, Bunda bisa melihat pada tabel informasi gizi yang berada di belakang kemasan, kalau nggak sesuai gizinya, maka jangan membelinya. Akan lebih baik kalau Bunda membuat sendiri cemilan untuk anak yang berasal dari bahan-bahan segar seperti buah-buahan ataupun sayur. Tips membuat makanan untuk pertumbuhan anak berwujud cemilan ialah harus memiliki tampilan yang menarik dan mampu menggoda si kecil Bunda. Cemilan bisa Bunda berikan sewaktu sore hari, maupun ketika sedang bermain.

Nah Bun, dalam mencukupi nutrisi pada waktu pertumbuhannya, Bunda memang memerlukan makanan untuk pertumbuhan anak yang mampu menunjang jalannya kerja tubuh. Jadi, Bunda harus memperhatikan kandungan nutrisi dan imbasnya bagi anak. Semoga pembahasan tentang makanan untuk pertumbuhan anak bisa bermanfaat.