Ini Hal-Hal yang Bisa Membuat Anak Depresi

dr. Dyah Pusmala, SpA, M.Kes

Depresi menjadi salah satu gangguan yang sudah sering kita dengar, namun apakah Bunda sendiri sudah tahu depresi itu seperti apa? bahkan bahayanya pada anak?

Depresi merupakan gangguan suasana hati yang mempengaruhi aktivitas fisik dan juga menyebabkan gangguan pada psikis. Depresi dapat membuat penderitanya mengalami perasaan sedih yang berkepanjangan sehingga membuatnya kehilangan nasfu bahkan gairah hidup.

Hal yang Bisa Membuat Anak Depresi

Bun, depresi merupakan salah satu gangguan yang sama sekali tidak boleh dipandang sebelah mata karena depresi bisa menimbulkan masalah fisik dan psikis, apalagi jika terjadi pada anak. Seperti apa sih bahaya depresi pada anak?

Bahaya pada Kesehatan

Bunda tentu sudah tahu jika kesehatan adalah nomor satu pada si kecil. Nah, depresi boleh disebut sebagai penghancur impian sang Bunda, bahkan depresi bisa menyebabkan gangguan kesehatan yang serius.

  • Merusak kekebalan tubuh
  • Menimbulkan penyakit
  • Membahayakan jantung
  • Menyebabkan kematian

Semua bahaya tersebut dipengaruhi oleh dua faktor. Faktor pertama karena hormon stres seperti kortisol, epinefrin dan norepinefrin yang menyebabkan peningkatan tekanan darah dan menimbulkan gangguan jantung akibat plak dan penyumbatan arteri. Sedangkan faktor kedua dipengaruhi oleh faktor psikis yang membuat anak jadi stres, tertekan, sedih, gangguan tidur dan kehilangan nafsu atau gairah. Nah, Bun jika semua hal tersebut diakumulasi maka tentu dapat menyebabkan kematian karena kekurangan nutrisi, penyakit atau bahkan bunuh diri.

Kasus bunuh diri yang terjadi pada anak khususnya remaja sebenarnya sudah sering terjadi, mulai karena putus cinta atau karena dorongan ekonomi.

Bahaya pada Psikis

Bahaya depresi yang paling mengerikan adalah bahaya pada psikis alias mentalnya. Karena depresi akan merusak kehidupan si buah hati kedepannya. Antara lain:

  • Menyebabkan anak rendah diri
  • Mengganggu kemampuan otak
  • Merusak IQ
  • Menyebabkan gangguan makan
  • Membenci orang lain
  • Mencederai diri sendiri
  • Terjebak dengan minuman beralkohol
  • Obat-obatan terlarang
  • Bunuh diri

Psikis punya peran yang sangat penting untuk menata hidup. Nah, Bun bayangkan jika si kecil mengalami depresi?

Seperti itulah bahaya depresi, parahnya lagi sampai sekarang ini masih banyak orangtua yang tidak menyadarinya. Bunda, sangat penting untuk kita ketahui gejala-gejala depresi pada anak karena selain agar bisa diberi pertolongan secepatnya depresi juga bisa disebabkan oleh banyak hal. Seperti apa gejala depresi pada anak?

Gejala depresi pada anak antara lain:

  • Sering marah-marah tanpa sebab yang jelas
  • Sering uring-uringan
  • Sering berkhayal
  • Selalu mengeluh sakit atau nyeri pada kepala atau diperut
  • Sangat peka terhadap kritikan seperti mudah marah atau bahkan mengamuk jika dikritik
  • Lebih suka menyendiri
  • Tidak mau berkumpul dengan orang banyak meski itu keluarga atau sahabatnya
  • Lebih memilih berteman dengan orang baru
  • Dalam kasus tertentu depresi bisa menyebabkan anak jadi sering bicara sendiri

Lalu apa penyebab depresi pada anak? Nah, Bun ini hal-hal yang bisa membuat anak depresi.

Faktor Biologis

Salah satu penyebab depresi adalah tidak seimbangnya kadar senyawa kimia di dalam tubuh seperti tingkat serotin neurotransmitter yang lebih rendah atau perubahan kondisi kimiawi di dalam otak. Selain itu faktor gen dari orangtua juga bisa menyebabkan anak mengalami depresi.

Faktor Psikis

Tekanan psikis seperti stres, rasa kehilangan atau pengaruh dari ADHD (attention deficit and hyperactivity disorder) juga menjadi penyebab depresi pada anak. Namun yang paling umum terjadi khususnya pada anak yang tidak mengalami ADHD dipengaruhi oleh rasa kehilangan yang sangat dalam. Tidak hanya karena kehilangan orangtua saja tapi kehilangan hewan peliharaan atau bahkan hanya sekedar putus cinta bisa menyebabkan rasa putus asa dan perasaan sedih yang berkepanjangan

Faktor Lingkungan

Bunda mungkin sering mendengar jika, menciptakan lingkungan yang nyaman sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang anak. Hal tersebut dikarenakan faktor lingkungan memang menjadi faktor yang sangat berpengaruh dalam tumbuh kembang anak.

Nah, Bun salah satu penyebab depresi juga bisa dikarenakan karena lingkungan yang tidak kondusif bagi si kecil. Tidak hanya karena berada di lingkungan yang tidak sehat tapi juga karena lingkungan dari dalam rumah sendiri, seperti pola didik. Jangan salah ketegasan, disiplin ketat atau bahkan kekerasan fisik serta kritikan yang diterima bisa menyebabkan depresi pada si kecil.

Lantas bagaimana kita memberikan pertolongan pada anak yang depresi?

Sangat penting untuk bisa segera mendeteksi gejala awal depresi pada anak. Namun jika si kecil menunjukkan gejala-gejala seperti yang sudah kita bahas bersama di atas Bunda bisa melakukan beberapa cara untuk menolong si kecil dari depresi.

Pendekatan secara persuasif merupakan cara terbaik untuk menolong anak yang depresi, agar ia bisa mengubah pemikiran, kepercayaan, sikap dan perilaku seseorang. Nah, untuk itu Bunda bisa melakukan beberapa hal:

  • Mengajak si kecil berbicara dari hati ke hati
  • Jangan menghakimi
  • Tunjukkan kepedulian dan kekhawatiran Bunda
  • Jadilah pendengar ketimbang penasehat
  • Hargai kejujuran si kecil
  • Membantu anak secara bersama-sama untuk menemukan solusi dari permasalahan yang ia hadapi
  • Bentuk keyakinan jika kegagalan bukan akhir dari segalanya
  • Yakinkan anak jika ia punya peran yang penting
  • Berikan dukungan padanya
  • Dalam kasus tertentu berkonsultasilah dengan dokter

Bunda, apa yang kita berikan, apa yang kita ajarkan pada anak bahkan apa yang kita perlihatkan pada anak merupakan sebuah pembelajaran baginya. Untuk itu berhati-hatilah dalam berucap dan bersikap di depan atau kepada buah hati Bunda.