Jenis-Jenis Gangguan Pencernaan Anak

dr. Dyah Pusmala, SpA, M.Kes

Seperti yang kita telah bahas sebelumnya salah satu penyakit anak yang disebabkan oleh virus dan infeksi , salah satu penyakit yang sering terjadi pada anak adalah gangguan pencernaan. Apakah itu berbahaya?

Bunda, yang namanya penyakit pastinya cukup berbahaya apalagi jika itu terjadi pada si kecil. Pasalnya Bunda sendiri sudah tahu kan jika si kecil masih dalam tahap pertumbuhan? Yang mana itu berarti daya tahan tubuhnya masih belum terbentuk dengan maksimal sehingga di fase ini anak masih sangat rentan terhadap penyakit. Nah, salah satu penyakit yang sering mengancam si kecil adalah penyakit yang menyerang di bagian pencernaannya.

Gangguan pencernaan pada anak sama sekali tidak boleh kita anggap remeh ya Bun. Pasalnya pencernaan sendiri adalah bagian yang memiliki peran yang sangat penting bagi si kecil. Pencernaan pada anak adalah organ yang akan memberikan asupan nutrisi pada anak dan karena itu pencernaan pun menjadi bagian penting dalam membentuk daya tahan tubuh anak. Bahkan sebenarnya anak yang memiliki pencernaan yang sehat adalah anak yang tidak mudah terserang penyakit. Nah, apa saja jenis-jenis gangguan pencernaan anak? Yuk mari kita bahas bersama Bun.

Gangguan Pencernaan Anak

Gumoh

Gumoh atau dalam bahasa medis dikenal dengan nama Refluks Gastroesofagus (RGE) merupakan gangguan pencernaan yang sering mengakibatkan si kecil muntah. Gumoh atau RGE adalah kembalikan isi di dalam lambung anak ke bagian kerongkongan yang bisa keluar melalui mulutnya atau yang kita sebut muntah. Gangguan ini bisa menyebabkan si kecil jadi kekurangan berat badan lho Bun jadi jika si kecil mengalaminya cara terbaik adalah segera periksakan kondisinya ke dokter.

Radang Usus Buntu

Radang usus buntu atau appendicitis merupakan salah satu gangguan yang juga sering terjadi pada anak. Penyebabnya adalah peradangan akibat sisa-sisa makanan atau kotoran tidak dapat keluar atau terperangkap di dalam ususnya. Gangguan ini biasanya ditandai dengan sakit perut di sekitar pusar, mual, muntah, demam dan nafsu makannya menurun.

Sakit Perut Berulang

Gangguan ini umumnya sering terjadi pada anak yang berusia 3 tahun. Sakit perut berulang umumnya disebabkan oleh pengaruh psikologisnya anak yang menyebabkan si kecil jadi stres. Jangan salah Bun, stres pada anak bisa memicu sakit perut lho. Bahkan sebenarnya sakit perut ini bisa terjadi dalam kurun waktu yang lama.

Diare karena Infeksi

Diare adalah gangguan pencernaan yang juga umum terjadi pada anak. Gangguan ini bisa disebabkan oleh alergi, penularan bakteri atau bahkan infeksi. Umumnya pemberian ASI sangat membantu mengatasi diare pada si kecil yang mana juga biasanya diiringi dengan demam dan muntah.

Usus Terlipat

Bunda, salah satu gangguan pencernaan anak yang juga sering terjadi adalah ususnya yang terlipat. Gangguan ini cukup mengkhawatirkan karena sampai sekarang ini penyebabnya masih jadi misteri bagi para tenaga medis. Gangguan ini biasanya diikuti dengan gejala mengeluarkan lendir berwarna hijau saat muntah, diare berdarah dan si kecil menangis dengan hebat. Satu-satunya cara untuk mengatasi gangguan ini adalah dengan cara operasi.

Kolik

Kolik merupakan gangguan pencernaan yang menyebabkan rasa sakit perut yang hebat. Biasanya saat si kecil mengalami kolik dia akan menangis dengan keras pada saat sore atau malam hari yang juga diiringi dengan menurunnya frekuensi buang air besarnya.

Sembelit

Konstipasi atau sembelit adalah gangguan pencernaan yang menyebabkan anak jadi kesulitan buang air besar, dan biasanya saat bagian (maaf) anusnya disentuh maka kotorannya akan menyembur. Bunda, jika si kecil mengalami sembelit sebaiknya periksakan kondisi kesehatannya ke dokter.

Pendarahan Saluran Cerna Atas

Gangguan ini umumnya disebabkan oleh luka yang terjadi pada bagian usus dua belas jari atau pecahnya varises di bagian kerongkongan sehingga menyebabkan pendarahan di bagian pencernaannya. Gangguan ini biasanya ditandai dengan muntah yang diikuti dengan bercak darah atau kotorannya berwarna hitam saat BAB. Gangguan ini sebisa mungkin harus dapat diatasi secepatnya ya Bun.

Perut Kembung

Perut kembung juga salah satu gangguan pencernaan pada anak, dimana si kecil kemasukan udara terlalu banyak. Gangguan ini biasanya menyebabkan si kecil mudah muntah, apa penyebabnya? Terlalu sering menangis dan lubang di botol susunya terlalu besar adalah salah satu penyebabnya.

HPS

Hypertropic Pyloric Stenosis (HPS) pastinya sangat jarang Bunda dengar bukan? Tapi Bun, ini adalah salah satu gangguan yang sangat mengkhawatirkan. Pasalnya gangguan ini merupakan kelainan di saluran pencernaan, yang mana ditandai dengan penyempitan pada saluran usus yang berada di bagian pylorus akibat penebalan dinding usus.

Apa sih pylorus itu? Pylorus adalah salah satu bagian dari usus dua belas jari yang ada di bagian perut si kecil. Bagian tersebut kerap mengalami penebalan jika makanan atau minuman yang diberikan terhalang oleh bagian usus lainnya sehingga menyebabkan si kecil jadi muntah. Gangguan ini sebisa mungkin harus bisa segera diatasi oleh tim medis karena jika tidak si kecil jadi berisiko kekurangan gizi.

Itulah jenis-jenis gangguan pencernaan anak yang mana pasti membuat Bunda khawatir bukan? Nah bagaimana melakukan pencegahan agar si kecil tidak mengalaminya?

Sebenarnya Bun, kita bisa mencegah gangguan pencernaan pada anak sejak ia pertama dilahirkan yaitu dengan pemberian ASI eksklusif. Pasalnya ASI yang merupakan asupan utama bagi si kecil memiliki kandungan nutrisi dan probiotik yang dapat membantu metabolismenya dan juga melindungi usus hingga menjaga pencernaannya.

Nah, sekian dulu informasinya ya Bun, semoga bermanfaat :)