Begini Tahapan Perkembangan Bayi Usia 8 Bulan

dr. Dyah Pusmala, SpA, M.Kes

Bunda sedang memiliki bayi usia 8 bulan? Apakah Bunda yakin si kecil telah tumbuh dan berkembang dengan baik layaknya bayi usia 8 bulan? Cek yuk, bandingkan perkembangan si kecil dengan perkembangan anak usia 8 bulan berikut.

Pada usia 8 bulan, umumnya anak sudah mampu melakukan kegiatan berikut :

Duduk, Merangkak dan Berdiri

Perkembangan anak usia 8 bulan ditandai dengan perkembangan kemampuannya untuk duduk, merangkak dan berdiri.

Pada usia ini mereka harusnya sudah dapat duduk tanpa bantuan orang dewasa. Kalau perkembangan motoriknya bagus, anak dengan rentang usia ini akan sangat mudah tertarik dengan benda di sekitarnya dan berusaha meraihnya dengan berguling atau merangkak.

Pada tahap perkembangan anak usia 8 bulan, anak mungkin akan berusaha untuk meraih benda benda di atasnya dengan cara berpegang pada benda disekitarnya kemudian berusaha berdiri sendiri untuk meraih benda yang menarik.

Nggak hanya berusaha meraih benda, anak usia ini mungkin juga akan mengeksplorasinya seperti memukulkan benda yang di pegang atau bahkan berusaha mengunyahnya. Karenannya pada tahap perkembangan anak usia 8 bulan ini, Bunda harus ekstra hati hati dalam meletakkan sesuatu dan nggak boleh lengah dalam mengawasi si kecil.

bayi 8 bulan

Kemampuan anak untuk berdiri perkembangan anak usia 8 bulan ini belumlah sempurna, si kecil memerlukan kekuatan kaki yang sangat besar untuk membengkokan lutut kakinya jadi ia berhasil berdiri. Kesulitan anak dalam tahap tubuh kembang ini nggak sebatas pada kesulitan berdiri, ia bahkan belum tahu bagaimana cara untuk duduk kembali. Kalau nggak menemukan cara untuk duduk kembali dan telah merasa putus asa, anak akan menjatuhkan dirinya begitu saja pada lantai. Nggak kebayangkan Bun, bagaimana jadinya kalau anak menjatuhkannya dirinya ke lantai yang keras?

Karena aktifitas ini merupakan aktifitas yang normal dan merupakan salah satu bagian dar tahap perkembangan anak usia 8 bulan yang normal, Bunda nggak perlu terlalu khawatir. Yang perlu Bunda lakukan cuma memastikan anak belajar berdiri di atas alas yang empuk tapi tetap rata. Perhatikan dengan jeli usahanya untuk berdiri dan duduk lagi, kalau ia sudah mulai rewel maka bantulah ia untuk belajar berdiri dan duduk.

Kemampuan Menggunakan Tangan

Pada usia 8 bulan, anak telah dapat menggenggam sesuatu. Tapi, karena masih dalam tahap eksplorasi terkadang ia akan sering menjatuhkannya.

Anak akan dengan sengaja membuka dan menutup jarinya, menggenggam erat dan bahkan melontarkan apa yang dipegangnya. Pada perkembangan anak usia 8 bulan ini, ia juga mulai bisa menunjuk benda-benda yang menarik perhatiannya. Umumnya anak pada usia ini juga telah mampu mencondongkan badannya saat dalam gendongan sebagai salah satu upaya untuk memberontak dan meraih benda yang diinginkan.

Bunda harus mengawasi apa saja benda yang berusaha diraih oleh bayi karena pada saat dia mulai sering melatih menggenggam sesuatu, seringkali dia berusaha memasukkan benda ke mulutnya. Ini juga seiring dengan pertumbuhan gigi bayi yang normal membuat di kecil selalu ingin menggigit sesuatu yang lunak.

 Perkembangan Emosional

Perkembangan anak usia 8 bulan juga ditandai dengan perkembangan emosional. Kalau pada usia sebelumnya anak cuma mampu menangis dan ketawa, pada usia ini anak telah mampu menunjukkan ekspresi wajahnya.

Ketika ia merasa gembira atau tertarik pada suatu benda maka mimik mukanya akan terihat bahagia dengan tertawa tau nyengir yang disertai dengan kaki dan tangan bergerak aktif. Ketika merasa takut, ia akan dengan segera mendekat pada bundanya atau orang lain yang telah dikenalnya sebagai upaya mencari perlindungan.

Kalau ia mendapat teguran dengan nada yang agak tinggi ia juga akan menangis. Tangisan bayi dalam kondisi ini adalah responnya terhadap rasa takut dan kaget. Tangisan yang dihasilka saat ia sedang takut, akan berbeda mimik wajahnya dengan ekspresinya saat ia sedang sedih, marah, nggak nyaman atau lapar. Anak yang sangat dekat dengan orang tuanya juga akan menangis keti ia harus ditinggal, untuk mengatasinya, berikan anak ciuman dan pelukan hangat sebagi tnda bahwa nanti akan bertemu lagi.

Kemampuan Mengerti dan Memahami

Perkembangan anak usia 8 bulan yang normal juga ditandai dengan perkembangan kemampuan mengingat dan memahami.

Pada usia ini umumnya anak telah mampu mengenali wajah dan juga nama orang yang dekat dengannya. Ia juga akan mampu memahami hubungan sebab akibat.

Kemampuan Bahasa

Secara normal, anak usia 8 bulan telah memiliki kemampuan berbicara dalam bahasa meskipun masih sangat terbatas.

Anak dalam usia ini harusnya sudah dapat mengucap namanya sendiri, ayah, ibu atau menirukan suara binatang. Anak juga akan mulai mengerti kata sederhana seperti “ya”, “nggak” dan “jangan”. Kalau sejak dini ia telah dikenalkan dengan nama nama orang di sekitarnya, pada usia ini ia juga akan mampu menyapa orang orang tersebut dengan menyebut namanya. Jadi, Bunda nggak perlu merasa risih kalau anak usia ini akan terus teusan mengoceh, berteriak, dan berbicara nggak jelas seperti orang yang meracau.

Yang harus Bunda lakukan

Pada perkembangan anak usia 8 bulan, Bunda perlu sangat hati -hati dalam memperlakukannya, pasalnya anak pada usia ini telah mampu memahami lingkungan di sekitarnya. Mereka akan paham dengan emosi orang-orang di sekelilingnya seperti orang tua, kakak ataupun baby sitter yang menjaganya, karenanya anak akan menangis ketika ia diasuh oleh orang yang nggak tulus kepadanya.

Sebagai seorang ibu, Bunda juga harus memastikan bahwa ia nggak kehilangan sesuatu yang ia butuhkan terutama kasih sayang dan rasa aman. Janganlah Bunda meninggalkan mereka sendiri hingga ia merasa kehilangan. Saat Bunda ingin meninggalnya pergi, pamitlah kepadanya dan jangan meninggalkannya secara diam diam. Karena meskipun ia telihat nggak mengerti sebenarnya ia sangat memahami. Hal terbaik yang harus Bunda lakukan adalah memperlakukan mereka seolah mereka telah mengerti segala hal.

Tips lain yang harus Bunda ketahui anak berada di usia 8 bulan adalah tentang penyajian makanan. Seperti yang Bunda tahu, sejak usia 6 bulan si kecil sudah dapat diebrikan MPASI atau makanan pendamping ASI. Pada usia 8 bulan, Bunda sudah dapat memberinya porsi buah dan sayur yang dicampur pada buburnya. Caranya, buatlah bubur dari tepung beras dan campur dengan gula dan sari sayur sayuran atau buah buahan sebagai perasa. Cara penyajian makanan seperti ini lebih baik untuk perkembangan anak usia 8 bulan juga dibandingkan dengan bubur dalam kemasa.

Untuk menjamin keamanan si kecil, Bunda juga harus menjauhkan benda benda berbahaya seperti benda tajam, benda yang mengandung pewangi, obat obatan, colokan listrik serta berbagai benda lainnya. Pastikan pula Bunda telah membungkus sudut sudut meja dan benda lancil lainnya yang mungkin dijangkau oleh anak. Hal ini dimaksudkan untuk mengantisipasi benturan pada tubuh si kecil.

Nah Bun.. apakah berkembangan buah hati Bunda sudah sama seperti tahapan perkembangan anak usia 8 bulan diatas? Kalau belum semua tahap perkembangan anak usia 8 bulan diatas dimiliki oleh buah hati, Bunda juga nggak perlu khawatir karena tahapan perkembangan anak usia 8 bulan berbeda beda. Tapi, kalau nggak ada satupun tahapan perkembangan anak usia 8 bulan diatas yang dimiliki oleh buah hati, Bunda perlu khawatir dan segera berkonsultasi dengan dokter.