Ini Semua yang Perlu Bunda Ketahui Tentang ASI Ekslusif

dr. Dyah Pusmala, SpA, M.Kes

Kesehatan dan tumbuh kembang yang maksimal pastinya menjadi hal terpenting untuk si buah hati, Bunda sendiri pasti sudah tahu itu kan? Nah, Bun sebenarnya kita sendiri bisa membantu si kecil untuk mendapatkan kesehatan tubuh dan tumbuh kembang yang maksimal sejak ia pertama kali dilahirkan. Bagaimana caranya? yaitu dengan memberikan ASI secara eksklusif.

Bunda pasti sudah pernah bahkan sudah sangat sering mendengar tentang ASI eksklusif bukan? Tapi apakah Bunda sendiri sudah benar-benar memahaminya? Belum? Tenang Bun kali ini kita akan sama-sama membahas tentang ASI eksklusif itu seperti apa, termasuk manfaatnya, mitosnya hingga kondisi-kondisi yang membuat menyusui tidak boleh dilakukan.

ASI Ekslusif

Nah, Bun ini semua yang perlu Bunda ketahui tentang ASI eksklusif.

Air Susu Ibu atau yang sering disingkat ASI selama ini memang banyak digaungkan, bahkan badan kesehatan dunia pun telah menetapkan jika pemberian ASI adalah pemberian asupan terbaik untuk si kecil. Lantas apa sih ASI eksklusif itu?

ASI eksklusif sebenarnya adalah metode pemberian ASI dari Ibu pada anaknya yang dilakukan sedini mungkin atau tepat setelah persalinan, yang diberikan tanpa jadwal tertentu hingga 6 bulan lamanya. Selain itu pemberian ASI secara eklusif (ya namanya eksklusif ya Bun) harus diberikan tanpa ada asupan tambahan lain. Singkatnya, ASI eksklusif adalah pemberian ASI secara langsung setelah melahirkan tanpa pemberian makanan lain dan tanpa jadwal tertentu hingga si kecil berusia 6 bulan.

Seperti apa sih pentingnya ASI eksklusif pada anak?

ASI eksklusif tentu saja memiliki peran yang sangat penting bagi si kecil, jika bertanya seberapa pentingnya ASI itu sama saja dengan seberapa pentingnya makan bagi setiap orang?

Ya, ASI adalah asupan makanan untuk si kecil, tapi bagi bayi ASI tidak hanya sekedar menjadi makanan untuknya setelah ia dilahirkan. ASI berperan sangat penting untuk kesehatan dan juga tumbuh kembangnya. Bahkan boleh dikata jika ASI adalah asupan yang terbaik untuk si kecil, tidak ada satu pun asupan atau makanan yang jauh lebih baik dari ASI. Seperti apa sih manfaat ASI khususnya pemberian ASI secara eksklusif pada anak kita?

Bermanfaat untuk Membentuk Kekebalan Tubuh Bayi

Pemberian ASI sangat bermanfaat untuk membentuk sistem kekebalan tubuh si kecil. Hal ini karena ASI secara alami memiliki kandungan antibodi yang akan membantu si kecil melawan virus, bakteri dan segala jenis penyakit

Membuat Tulang Kuat

ASI juga bermanfaat dalam pembentukan tulang bayi, bahkan bayi yang mendapatkan ASI hingga usia 3 bulan jauh lebih memiliki tulang belakang dan tulang leher yang kuat.

Mencegah Kematian

Hal ini pastinya mengerikan, tapi itulah manfaat ASI. Hasil penelitian mencatat jika bayi yang mendapat ASI secara eksklusif jauh dari risiko kematian mendadak saat tidur ketimbang bayi yang kurang mendapatkan ASI atau bahkan yang tidak sama sekali.

Mencerdaskan Anak

ASI memiliki kandungan asam lemak yang tinggi, yang mana kandungan tersebut punya peran yang penting bagi kecerdasan otak si kecil. Nah, Bun ingin si kecil cerdas? Tanamkan bibit ASI sejak dini.

Kaya Kolesterol

Mungkin Bunda akan heran bahkan ragu dengan hal ini. Bun, faktanya kolesterol bagi orang dewasa memang tidak sehat bahkan berbahaya. Namun bagi bayi kolesterol adalah salah satu zat penting yang berpengaruh pada tumbuh kembangnya.

Menjaga Berat Badan Bayi Ideal

ASI memiliki kandungan insulin dan juga kalori yang sesuai dengan kebutuhan bayi, beda dengan susu formula yang jauh lebih tinggi. Nah, hal tersebutlah yang sangat membantu si kecil untuk mendapatkan berat badan yang ideal.

Membangun Ikatan yang Kuat antara Ibu dan Anaknya

Jangan salah Bun, memberikan ASI secara eksklusif pada si kecil adalah salah satu cara terbaik untuk membangun ikatan yang kuat antara Ibu dan anak.

Mengurangi Stres pada Ibu

Memberikan ASI mampu merangsang produksi hormon oksitosin dan mengurangi hormon stres, jadi tentu saja menyusui bermanfaat untuk mengurangi stres pada sang Bunda yang dapat mengurangi produksi ASI.

Mencegah Kanker pada Ibu

Kanker pada Ibu dan wanita pada khususnya adalah penyakit yang mengerikan, karena produksi hormon esterogen sangat berisiko menyebabkan kanker seperti kanker payudara dan kanker ovarium. Nah, Bunda salah satu manfaat memberikan ASI eksklusif adalah mencegah dan menurunkan risiko kanker.

Mencegah Pendarahan Pasca Persalinan

Tidak sedikit Ibu yang telah melahirkan mengalami risiko pendarahan. Nah, menyusui bermanfaat untuk mencegah pendarahan pasca persalinan. Pasalnya saat menyusui tubuh juga akan merangsang hormon oksitosin yang membantu kontraksi pada rahim yang bermanfaat mengurangi risiko pendarahan.

Ya, Bun seperti yang Bunda lihat sendiri memberikan ASI secara eksklusif punya banyak manfaat. Sayangnya dibalik itu ada pula sejumlah mitos salah yang beredar di masyarakat. Seperti apa mitos salah tentang ASI ekslusif atau menyusui?

  • Ibu dengan payudara kecil menghasilkan ASI lebih sedikit dibandingkan dengan Ibu yang punya payudara besar
  • Ibu yang pernah melakukan operasi pengecilan payudara tidak dapat menyusui
  • Ibu yang pernah melakukan operasi pembesaran payudara tidak dapat menyusui
  • Ibu yang sedang menyusui harus banyak makan untuk dapat memproduksi ASI yang cukup
  • Ibu yang sedang menyusui harus minum banyak cairan
  • Ibu yang payudaranyaa tidak membesar atau hanya sedikit membesar saat kehamilan, tidak akan menghasilkan ASI yang cukup
  • Ibu yang payudaranya tidak tampak penuh produksi ASI-nya sedikit
  • Ibu dengan puting datar atau terbenam tidak bisa menyusui
  • ASI bisa mengering jika tidak sering menyusui
  • Bayi memerlukan jenis susu lainnya (susu formula) setelah enam bulan
  • Bayi harus menyusu pada masing-masing payudara selama maksimal 20 menit
  • Bayi ¬†yang masih menyusu membutuhkan tambahan cairan air putih ketika cuaca sedang panas
  • Ibu harus mencuci putingnya sebelum mulai menyusui
  • Susu formula hampir sama kandungannya dengan ASI
  • Bayi yang sedang diare tidak boleh menyusu
  • Jika bayi tidak menyusu selama beberapa hari (minggu), ibu tidak boleh menyusui lagi karena ASI basi
  • Ibu menyusui tidak boleh mewarnai rambutnya
  • Ibu hamil harus berhenti menyusui

Seperti namanya, tentu mitos-mitos tersebut tidak boleh Bunda percayai. Kecuali Bunda dan para Ibu lainnya harus menjalani pengobatan tertentu yang membuat pemberian ASI eksklusif tidak disarankan. Ibu yang menjalani kemoterapi, mengidap tuberkolosis, HIV, merokok, minum minuman beralkohol dan mengkonsumsi obat-obatan tertentu atau bahkan obat-obatan terlarang tidak diperbolehkan menyusui.

Nah, sekarang Bunda sudah tahu semua hal tentang ASI eksklusif, semoga bermanfaat ya Bun :)